Hati yang Mengembun
Karya : Sekar Pratiwi Prabanintyas
Cinta
seperti tetes hujan yang berayun
Akan
hadir menyejukkan kalbu
Dengan
derasnya rintik-rintik rindu
Tatkala
bertemu
Simponi
jantung tak akan berhenti melantunkan melodi tabu
Namun
tubuh ini terdiam kaku
Dan
mulut ini terpenjara dalam bayang angan semu
Aku
hanyut
Terlalu
kuat dentuman petir dalam hati untuk selalu memelukmu
Tanpa
kusadari
Kau
telah jenuh dengan perangaiku
Sadarkah
bila semua ini bukan hanya cerita cinta belaka
Kisah
ini terlihat seperti mengedipkan mata
Namun
ketika nurani ini tersadar
Kau
sudah berlayar kembali
Seketika
itu kosong
Terperangkap
dalam hujan yang menetesi tubuhku saat melihatmu pergi
Hanya
aku dan hujan yang membanjiri buih buih takdir
Berjalan
pulang dalam tangis, kemudian bisik hati mengusik
Aku
mengerti hati ini telah mengembun dan akhirnya menetes jatuh, rapuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar