Kamis, 02 Februari 2017

PUISI : Hati yang Mengembun

                          Hati yang Mengembun
                 Karya : Sekar Pratiwi Prabanintyas

Cinta seperti tetes hujan yang berayun
Akan hadir menyejukkan kalbu
Dengan derasnya rintik-rintik rindu
Tatkala bertemu
Simponi jantung tak akan berhenti melantunkan melodi tabu
Namun tubuh ini terdiam kaku
Dan mulut ini terpenjara dalam bayang angan semu

Aku hanyut
Terlalu kuat dentuman petir dalam hati untuk selalu memelukmu
Tanpa kusadari
Kau telah jenuh dengan perangaiku
Sadarkah bila semua ini bukan hanya cerita cinta belaka

Kisah ini terlihat seperti mengedipkan mata
Namun ketika nurani ini tersadar
Kau sudah berlayar kembali
Seketika itu kosong
Terperangkap dalam hujan yang menetesi tubuhku saat melihatmu pergi
Hanya aku dan hujan yang membanjiri buih buih takdir
Berjalan pulang dalam tangis, kemudian bisik hati mengusik
Aku mengerti hati ini telah mengembun dan akhirnya menetes jatuh, rapuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar